Minggu, 14 Maret 2010

Aku pergi tidak untuk meninggalkanmu
Karena ingin melepaskan beban dan kesedihanmu
Untuk melakukan segalanya demi kebahagiaanmu
Sungguh pun terasa berat langkah kepergian ini

Untaian hari akan begitu lama terlewati
Nanah dan ngilu dari luka cinta yang dulu pun terkoyak lagi
Gemuruh kerinduan berbunyi di tengah mendungnya hatii
Guntur tiba-tiba ikut menggelegar diiringi awan menangis rintik-rintik
Ungkapkan betapa gelapnya hati karena pelangi warnamu tak kunjung nampak
Hitam kelam menghujam hati yang luluh-lantak

Meski begitu, aku masih mencintaimu
Enggan berpisah denganmu
Nafasku tak sanggup bila meninggalkanmu
Cintaku akan mati denganmu
Impianku tiada arti tanpamu

Namun, ternyata aku justru membebanimu
Tak mampu menjagamu
Alamatkan banyak tangisan ke kelopak matamu
Ikatkan kesusahan di raut wajah cantikmu
Menutupi cerianya lesung pipi milikmu
Urutkan kesedihan yang seharusnya hanya untukku
Akankah cinta itu bukan beban…

Dan, aku t’lah banyak membebani kehidupanmu
Ijinkan aku melepaskan beban itu tanpa ragu-ragu
Sampai tak berbekas di hatimu
Tak perduli jika harus berpindah ke gudang penuh sesak di hatiku
Yang terpenting, kamu adalah kebahagiaan …
jangan menangis lagi,
meskipun kebahagiaan justru lebih bermakna setelah kita menangis…

Kamis, 13 Agustus 2009

Sebelum kita mengeluh....!!!!

1. Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik, pikirkan tentang seseorang yang tidak
dapat berbicara sama sekali.

2. Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, pikirkan tentang seseorang yang tidak
punya apapun untuk dimakan.

3. Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa, pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta di
jalanan.

4. Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk, pikirkan tentang seseorang yang berada pada
tingkat yang terburuk di dalam hidupnya.

5. Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istrimu, pikirkan tentang seseorang yang memohon
kepada Allah untuk diberikan teman hidup.

6. Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu, pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu
cepat.

7. Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu, pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin
mempunyai anak tetapi dirinya mandul.

8. Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan
tugasnya, pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.

9. Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir, pikirkan tentang seseorang yang
menempuh jarak yang sama dengan berjalan.

10. Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu, pikirkan tentang pengangguran,
orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.

11. Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain, ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.

Bersyukurlah.........

Saat bertemu teman yang dapat dipercaya, rukunlah bersamanya.
Karena seumur hidup manusia, teman sejati (sahabat) tak mudah ditemukan.

Saat bertemu penolongmu,
Ingat untuk berterima kasih padanya.
Karena ialah yang membantu mengubah hidupmu

Saat bertemu orang yang pernah kau cintai,
Tersenyumlah dengan wajar .
Karena ia lah orang yang membuatmu lebih mengerti tentang cinta

Saat bertemu orang yang pernah kau benci,
Sapalah dengan tersenyum.
Karena ia membuatmu semakin teguh / kuat.

Saat bertemu orang yang pernah mengkhianatimu, Baik-baiklah berbincanglah dengannya.
Karena jika bukan karena dia, hari ini engkau tak memahami dunia ini.

Saat bertemu orang yang tergesa-gesa meninggalkanmu,
Berterima-kasihlah bahwa ia pernah ada dalam hidupmu.
Karena ia adalah bagian dari nostalgiamu

Saat bertemu orang yang pernah salah-paham padamu,
Gunakan saat tersebut untuk menjelaskannaya.
Karena engkau mungkin hanya punya satu kesempatan itu saja untuk menjelaskan

Dan Saat engkau bertemu seseorang yang saat ini menemanimu seumur hidup (suami / istri) kita,
Berterima-kasihlah sepenuhnya bahwa ia mencintaimu.
Karena saat ini kalian mendapatkan kebahagiaan dan cinta sejati yang kau cari.